Cerpen pengalaman di bangku kuliah

Sunday, March 22nd, 2015 - Realita Kehidupan

Ini pengalaman pribadiku ketika aku lulus dari sma untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, sebelumnya perkenalkan dahulu nama saya adi, berasal dari desa kecil untuk melanjutkan hidup ke kota yang sedikit besar. setelah lulus sma aku hampir putus semangat harus melanjutkan ke perguruan tinggi atau tidak, saya sudah terlanjur psimis karna tidak di terima di perguruan tinggi negri. wajar saja daya tampung sedikit peminatnya banyak hehe

Namun ada dorongan dari seorang teman yang kebetulan satu kampung. Dan akhirnya saya tetap harus melanjutkan belajar di salah satu perguruan tinggi swasta di Bandar lampung.

Memang sanagt minim sekali dari desaku yang melanjutkan sekolah hingga sarjana. Maksimal berhenti pada jenjang sma dan bekerja di rumah serabutan untuk mencukupi hidup. Sedih sebenarnya melihat keadaan desaku yang seperti itu, tapi itulah pilihan hidup mereka yang tentu saja bukan karna factor malas melainkan karna factor biaya. Hanya aku  bersama 6 orang teman dari desa yang melanjutkan kuliah dengan harapan dapat merubah nasib menjadi lebih baik.

Kehidupan di bangku kuliah sedikit berbeda dengan saat aku duduk di bangku sma, gaya hidup, pola piker serta tingkah lakulah yang  tampak beda di sini. Sma semua pekerjaan di kerjakan bersama teman-teman sekelas terlebih ketika mendapat soal atau pekerjaan rumah. Namun di bangku kuliah ini semua mandiri, ada sih yang bekerja sama namun sudah tidak sekompak di waktu sma. Karna kedewasaan diri sudah mulai muncul. Kampus ku memiliki dua fakultas yaitu informasi dan bisnis. Dan kebetulan saya memilih fakultas bisnis dengan program study manajemen. Walaupun saya hoby computer. Pembelajaran saya ikuti di semester satu dengan semua muka asing yang baru aku lihat. Teman satu sma memilih keluar daerah untuk mencari ilmu. Jadi sangat sedikit bahkan nyaris Cuma ada satu teman dari bangku sma yang melanjutkan ke perguruan tinggi trsebut. Itu pun tidak pernah mendapat KRS (kartu rencana studi) yang sama.

Namun lama kelamaan setelah aku mulai beradaptasi dengan  kawan-kawan selinkgungan kampus, satu semester berjalan aku sudah terbiasa menerima keadaan dan mulai bisa membaca sedikit demi sedikit keadaan kampus serta kawan-kawan mana yang baik serta yang acuk tak acuh terhadap pelajaran. Semuanya aku jadikan teman hanya saja tidak aku ikuti cara bergaulnya untuk yang tanda kutip hal-hal yang negative. Setelah tiga semester berjalan jam regular/pagi sepertinya kurang nyaman untukku. Karna teman-teman mayoritas masih senang bermain-main. Sudah ku pikirkan untuk semester depan mengambil jam ekstensi. Karna menurut beberapa teman yang saya dengar jam ekstensi semua mahasiswa nya sudah bekerja, untuk itu aku mempunyai harapan dapat memiliki teman yang sudah bekerja dan mempunyai pengalaman luas tentang dunia pekerjaan.karna belajar dari pengalaman ku berteman itu akan lebih nyaman dengan orang-orang di atas kita, karna kita dapat mendapat pembelajaran tentang refrensi kehidupan di masa yang akan datang.

Di bangku kuliah aku tinggal di rumah kontrakan dengan 2 kawanku yang kebetulan semua sudah bekerja,yang satu karyawan di kampus dan yang satu dosen.ternyata kuliah itu enak-enak susah. Enaknya nya banyak kawan yang kita kenal, namun susah nya sudah terlalu banyak sarjana yang di wisuda. Hehe

Namun itu semua tidak mematahkan semangat ku untuk terus maju belajar dan belajar. Demi mewujudkan cita-cita ku sebagai seorang entrepreneur ship dan bisa membanggakan kedua orang tua dan adik ku 🙂

Like dan Bagikan G+

Cerpen pengalaman di bangku kuliah | admin | 4.5
TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA JIKA ADA PERTANYAAN ATAU HIMBAUAN SILAKAN BERIKAN KOMENTAR ANDA DI BAWAH

Tambahkan Komentar Sertakan Nama dan E-mail

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangganan Artikel Terbaru