Tata cara pemangkasan pelepah sawit pasca tanaman belum menghasilkan (TBM)

Saturday, November 15th, 2014 - Dunia wirausaha

Bagaiamana cara pemangkasan pelepah sawit yang benar? Apa yang di gunakan saat proses pelepahan? Mengapa pelepah sawit harus di pangkas? Semua pertanyaan tersebut akan kita bahas pada pebahasan di bawah ini.
Pemangkasan daun di lakukan sesuai dengan umur atau tingkat pertumbuhan kelapa sawit. Tujuan pemangkasan daun untuk memperoleh pokok yang bersih dan jumlah daun yang optimal serta mempermudah pada proses pemanenan. Daun kelapa sawit tidak mudah rontok meskipun sudah tua bahkan kering. Karena itu, pemangkasan daun harus di lakukan secara berkala. Pemangkasan di lakukan sejak masa tanaman belum menghasilkan (TBM) hingga tanaman menghasilkan (TM).

Pemangkasan pelepah sawit

Pemangkasan pelepah sawit

Berikut adalah proses pemangkasan yang harus di lakukan

• Pemangkasan pasir

Pemangkasan pasir di lakukan pada tanaman kelapa sawit yang berumur 10-20 bulan. Tujuannya untuk membuang daun kering dan buah pertama yang masih berukuran kecil atau buah yang busuk. Pemangkasan di lakukan dengan menggunakan dodos. Bentuk dodos hampir sama dengan linggis namun sedikit lebar dan mempunyai ujung yang tajam dan di beri gagang kayu. Buah pasir biasanya sudah laku namun harga tidak sama dengan buah yang sudah optimal. Banyak para pengepul yang memanfaat kan buah pasir sebagai campuran.

• Pemangkasan produksi

Pemangkasan produksi di lakukan terhadap tanaman kelapa sawit yang berumur 20-28 bulan. Caranya potong daun-daun (pelepah) tertentu sebagai persiapan pelaksanaan panen. Daun yang di pangkas biasanya daun songgo dua atau daun yang tumbuhnya saling menumpuk satu sama lain. Sama dengan pemangkasan pasir alat yang di gunakan adalah dodos.

• Pemangkasan pemeliharaan

Pemangkasanpemeliharaan biasanya di lakukan setelah tanaman berproduksi secara optimal. Caranya dengan membuang daun-daun songgo dua hingga daun tanaman kelapa sawit hanya berjumlah 28-54 helai. Dalam pemangkasan pemeliharaan ,sisa pemotongan pelepah harus sependek mungkin agar tidak mengganggu panen. Kalau tanaman kelapa sawit sudah mendulang tinggi sebaiknya menggunakan egrek. Egrek berbentuk seperti sabit dengan ukuran besar dan bertangkai panjang. Persiapan bahan egrek yang di gunakan garus dari besi pilihan agar ketajamannya bisa bertahan lama.
Itulah sedikit informasi tentang cara pemngakasan pelepah sawit pasca tanaman belum menghasilkan hingga tanaman menghasilkan.

ARTIKEL KATEGORI TANAMAN KELAPA SAWIT

 

Sebagian Sumber refrensi di ambil dari: Buku Kelapa Sawit Rustam Efendi Lubis & Agus Widanarko

Untuk lebih jelasnya silakan membeli buku di toko Gramedia terdekat.

Jika ada pertanyaan silakan berikan komentar anda di bawah. Semoga bermanfaat.

Like dan Bagikan G+

Tata cara pemangkasan pelepah sawit pasca tanaman belum menghasilkan (TBM) | admin | 4.5
TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA JIKA ADA PERTANYAAN ATAU HIMBAUAN SILAKAN BERIKAN KOMENTAR ANDA DI BAWAH

Tambahkan Komentar Sertakan Nama dan E-mail

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangganan Artikel Terbaru