Tata cara pemupukan kelapa sawit pasca tanaman belum menghasilkan

Saturday, November 15th, 2014 - Dunia wirausaha

Pemupukan saat masa pertumbuhan sangat penting di lakukan agar tanaman tumbuh subur dan sehat sehingga mampu berproduksi pada usia normal (2,5-3 tahun). Sawit yang pertumbuhannya normal sudah bisa menghasilkan buah yang biasa di sebut buah pasir kisaran sawit usia 2,5 tahun hingga 3 tahun. Jika di atas 3 tahun bisa di katakan sawit tersebut pertumbuhannya lambat. Strategi pemupukan yang baik harus mengacu pada konsep efektivitas dan efisiensi. Pemupukan memerlukan peranan dari tiga pihak terkait,yaitu pemerintah,pembuat rekomendasi dan pengusaha kelapa sawit itu sendiri.


Pemerintah berperan sebagai pembuat kebijakan dalam menetapkan harga pupuk,pengadaan pupuk lewat jalur pemasaran. Sementara itu pembuat rekomendasi biasanya di lakukan oleh balai penelitian untuk pengembangan tanaman sawit.
Penentuan jenis pupuk di lakukan berdasarkan pertimbangan teknis dan pertimbangan ekonomis. Pengetahuan teknis tentang sifat pupuk dan sifat tanah juga mempengaruhi efisiensi pemupukan. Sifat pupuk yang penting harus di ketahui adalah kandungan unsur hara utama,kandungan unsur hara tambahan,reaksi kimia pupuk dalam tanah serta kepekaan pupuk terhadap iklim. Biasanya petani sudah mempunyai pengalaman terkait pemupukan yang ideal baik pengalaman dari diri sendiri maupun rekomendasi dari orang yang pernah melaukan pemupukan.

Secara teknis strategi penentuan jenis pupuk biasanya di lakukan dengan cara sebagai berikut :

• Memilih kombinasi jenis pupuk berdasarkan komposisi unsur hara dan unsur tambahan
• Memilih jenis pupuk berdasarkan sifat kelarutanya,pada tanaman muda gunakan jenis pupuk yang lambat larut (ZA,RP, dan dolomite). Sementara itu pupuk cepat larut yaitu urea,TSP, dan kieserite lebih cocok untuk tanaman dewasa.
• Menggunakan pupuk RP dan dolomite yang mengandung kalsium dapat mengurangi keasaman tanah
Pemupukan tanaman kelapa sawit dapat di lakukan dengan cara sebagai berikut :
• Menyebarkan pupuk secara merata di lingkaran luar dan dalam batang tanaman
• Menempatkan pupuk di jalur lingkaran yang telah di buat
• Menempatkan pupuk di larikan mengelilingi tanaman atau di benamkan pupuk dalam larikan yang di timbun lagi dengan tanah
• Menyiramkan pupuk di daun
• Menempatkan pupuk melalui infus akar
Berikut adalah gambar tabel  dosis pemupukan pada tanaman sawit di tanah podsolik yang di beri tanaman kacang-kacangan sebagai penutup tanah.
Umur tanaman dalam satuan bulan

tabel dosis pemupukan kelapa sawit

tabel dosis pemupukan kelapa sawit

[su_box title=”Ambil” style=”soft” box_color=”#2c67d8″ title_color=”#1a1613″]Ambil Gambar Tabel[/su_box]

Prinsip utama dalam aplikasi pemupukan adalah pemberian pupuk harus sesuai dengan dosis yang telah di rekomendasikan.
Itulah sedikit informasi mengenai pemupukan kelapa sawit.

ARTIKEL PENTING LAINNYA :

Sebagian Sumber refrensi di ambil dari: Buku Kelapa Sawit Rustam Efendi Lubis & Agus Widanarko
Untuk lebih jelasnya silakan membeli buku di toko Gramedia terdekat.
Jika ada pertanyaan silakan berikan komentar anda di bawah. Semoga bermanfaat.

Like dan Bagikan G+

Tata cara pemupukan kelapa sawit pasca tanaman belum menghasilkan | admin | 4.5
TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA JIKA ADA PERTANYAAN ATAU HIMBAUAN SILAKAN BERIKAN KOMENTAR ANDA DI BAWAH

Tambahkan Komentar Sertakan Nama dan E-mail

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangganan Artikel Terbaru